Categories
Pendidikan

Penyebab terjadinya Longsor

Penyebab terjadinya Longsor

Pengertian Tanah Longsor

Tanah longsor adalah suatu bentuk erosi yang pengangkutan atau pemindahan tanahnya terjadi pada suatu saat dalam volume yang lebih besar. Gejala umum terjadi tanah longsor :

a. Keretakan lantai dan tembok pada bangunan
b. Ambles sebagian lantai kontruksi
c. Terjadi penggembungan pada tebing lereng
d. Miringnya pohon-pohon
e. Munculnya rembasan air
f. Muka air sungai naik beberapa cm dan air sungai menjadi keruh secara tiba-tiba
g. Runtuhnya sebagian tanah

 

Factor-faktor penyebab terjadi longsor :

a. Meningkatnya sudut lereng karena kontruksi baru
b. Meningkatnya kandungan air
c. Hilangnya tumbuh-tumbuhan karena kebakaran
d. Berubahnya materi-materi lereng
e. Getaran akibat gempa bumi
f. Penambahan beban oleh hujan

 

Mengurangi resiko bencana tanah longsor

a. Survey dan pemetaan kawasan yang rentan
b. Pemasangan rambu-rambu
c. Peraturan tata guna tanah
d. Penghijauan
e. Perbaikan sarana
f. Pendidikan masyarakat
g. Pemantauan dan peringatan

 

Mengatasi Bencana Longsor

a. Menetahui dan menghindari kawasan rawan bencana
b. Memahami tindakan-tindakan ketika terjadi dan pasca bencana longsor

Categories
Pendidikan

Faktor-Faktor Penyebab Banjir

Faktor-Faktor Penyebab Banjir

Pengertian Banjir

Banjir adalah meluapnya aliran sungai akibat air melebihi kapasitas tampung sungai, sehinngaa meluap dan menggenangi dataran atau daerah yang lebih rendah di sekitarnya. Banjir menjadi masalah apabila banjir tersebut memberikan dampak kerusakan atau dampak negatif terhadap lingkungan manusai, antara lain :

1. Kerusakan prasarana
2. Tergangguanya aktivitas manusia dan aktivitas ekonomi
3. Menurunnya kualitas hidup

Faktor-faktor penyebab banjir

a. Pengaruh aktivitas manusia :penggundulan hutan, pembangunan pemukiman
b. Kondisi alam yang bersifat tetap (statis) : kondisi geografi, topologi yang cekung, aliran sungai
c. Peristiwa alam yang bersifat dinamis : curah hujan yang tinggi, pendangkalan dasar sungai, terjadinya pembendungan, penurunan muka tanah atau ambles

Mengurangi resiko banjir

a. Kegiatan fisik (struktur) : pembangunan waduk, tanggul di pinggiran sungai, kanal-kanal, pembangunan interkoneksi, pembangunan polder, dan penelusuran sungai
b. Kegiatan nonstruktur :pengelolaan dataran banjir, konversi tanah dan air di hulu sungai, penanggulangan banjir
c. Kombinasi upaya struktur dan nonstruktur

Mengatasi banjir

a. Tindakan-tindakan persiapan banjir
b. Tindakan-tindakan saat terjadi banjir
c. Usaha pasca bencana banjir

Categories
Pendidikan

Penyebab Masalah Lingkungan Hidup

Penyebab Masalah Lingkungan Hidup

Penyebab Masalah Lingkungan Hidup

1. Peristiwa alam : gempa bumi, lonsor, badai, kebakaran hutan oleh petir, banjir, letusan gunung berapi
2. Pertumbuhan penduduk : Pertumbuhan masyarakan yang tidak terkendali menjadi masalah dalam penyediaan lahan untuk pemukiman dan usaha, fasilitas pelayanan social, serta social ekonomi dan social budaya .
3. Pemanfaatan SDA secara berlebihan : ekploitasi, penebangan hutan
4. Industrialisasi : Limbah
5. Transportasi : asap kendaraan

Komponen Alam yang Dapat Terancam

1. Udara

Udara atau atmosfer merupakan “selimut” tebal dari gas yang menutupi seluruh bumi. Lapisan tersebut berfungsi untuk melindungi bumi dan pemanasan dan pendinginan yang berlebihan. Tanpa adanya atmosfer, suhu bumi pada siang hari lebih dari 95°C dan pada malam hari akan turun sampai -184°C.

2. Tanah

Tanah adalah satu tubuh bumi yang berguna untuk wahana bermukim seluruh makhluk hidup dengan segala aktivitas. Tanah berfungsi sebagai penyedia unsur-unsur yang diperlukan bagi tumbuhan, seperti unsur-unsur hara, bahan-bahan organik, serta air yang terdapat didalam tanah

3. Air

Air digunakan manusia untuk berbagai keperluan.Mengingat jumlah air tawar yang terbatas, diperlukan pemanfaatan yang efisien dan pegelolaan yang baik.

Categories
Pendidikan

Macam Macam masalah lingkungan hidup

Macam Macam masalah lingkungan hidup

1. Masalah Populasi Penduduk

Pertambahan penduduk membawa konsekuensi bertambah banyaknya kebutuhan pangan, sandang dan papan. Selain itu, manusia yang bertambah banyak membutuhkan pula pertambahan ruang hidup dimuka bumi ini, sedangkan pada kenyataannya lusa permukaan bumi tetap. Akibatnya, dapat terjadi suatu ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan alam. Manusia cendrung mendahulukan kepentingan pendek daripada kepentingan jangka panjang.

2. Masalah Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah semua kekayaan alam baik berupa benda mati maupun makhluk hidup yang berada dibumi. Sumber daya alam dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Pemanfaatanya tergantung manusia itu sendiri. Selain itu, manusia harus memiliki rasa kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga tingkat kelestariannya agar dapat dimanfaatkan sepanjang masa.

3. Masalah Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan adalah keadaan suatu zat atau energy dan unsure lain yang diintroduksikan ke dalam suatu lingkungan oleh kegiatan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kadar tertentu sehingga mengganggu peruntukannya. Perubahan lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan gangguan baik terhadap kesejahteraan dan kesehatan.

4. Iptek

Cara-cara mengolah SDA dari yang paling sederhana sampai yang paling maju disebut teknologi, Pada hakikatnya teknologi dapat membawa kesejahteraan bagi manusia. Akan tetapi teknologi dapat membawa bencana. Oleh karena itu, kini sudah saatnya kita berupaya menjawab tantangan untuk keseimbangan antara SDA yang tesedia dengan permintaan atau kebutuhan manusia yang tidak tebatas.

Categories
Pendidikan

Daur Ulang Sampah

Daur Ulang Sampah

Daur Ulang Sampah

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi pengguanaan bahan baku yang baru,mengurangi penggunaan energy, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.Prinsip-prinsip yang juga bias diterapkan dalam keseharian misalnya dengan menerapkan prinsip 4R, yaitu :
1. Reduce (mengurangi) : Sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita gunakan.
2. Reuse (memakai kembali) :Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bias dipakai kembali
3. Recycle (mendaur ulang) : Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna lagi, bias didaur ulang
4. Replace (mengganti) : Teliti barang yang kita pakai sehari-hari
Daur ulang adalah sesuatu yang luar bias yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat 95% energy dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstrasi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada ini jugaga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

Material-material yang dapat didaur ualng dan diproses adalah :

1. Bahan bangunan
2. Baterai
3. Barang elektronik
4. Logam
5. Bahan lainnya : Kaca, kertas, plastic

 

Jenis kode plastic yang umumnya beredar di antaranya :

1. PET (Polietilena Tereftalat) umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan konsumsi lainnya
2. HDPE (High Density Polyethylene, Polientiena berdensitas tinggi) biasanya terdapat pada botol detergen
3. PVC (Polivinil klorida), umumnya terdapat pada pipa
4. LDPE (Low Density Polyethylene, polientilena berdensitas rendah), pada umumnya terdapat pada pembungkus makanan
5. PP (poliopropilene), umumnya terdapat pada tutup botol minuman, sedotan, dan beberapa jenis mainan
6. PS (polistirena), umumnya terdapat pada kotak makan, kotak pembungkus daging, cangkir, dan peralatan dapur lainya
Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah . Secara umum, jenis sampah dapat dibagi menjadi dua, yaitu organik (sampah basah) dan anorganik (sampah kering).

 

Manfaat Pengelolaan Sampah

1. Menghemat Sumber Daya Alam
2. Menghemat energy
3. Mengurangi pengeluaran dan menambah penghasilan
4. Menghemat lahan pembuangan sampah
5. Lingkungan asri (bersih, sehat, dan nyaman)

 

Alternatif Pengelolaan Sampah

Untuk menangani permasalah sampah secara menyeluruh perludilakukan alternatif-alternatif pengelolaan. Salah satu cara mengelola sampah adalah mendaur ulang. Pembuangan sampah yang tercampur merusak dan mengurangi nilai dan materi yang mungkin masih bisa dimanfaatkan lagi. Program-program sampah kota harus disesuaikan dengan kondisi setempat agar berhasil, dan tidak mungkin dibuat sama dengan kota lain. Salah satu contoh sukses adalah zabbaleen di Kairo, yang telah berhasil membuat suatu system pengumpulan dan daur ulang sampah yang mampu merubah atau memanfaatkan 85% sampah yang terkumpul dan memperkerjakan 40.000 orang.

Daur ulang sampah menciptakan lebih banyak perkerhaan per ton sampah dibanndingkan dengan kegiatatan lai, dan dapat menghasilkan suatu aliran material yang dapat mensuplai industry.

1. Kertas Daur Ulang

Hampir semua kertas bias didaur ulang menjadi barang bentuk lain yang bernilai ekonomis, seperti barang kerajinan tangan ,seperti bingkai foto, album foto, kertas kado, kotak pensil, map, sampul buku, atau undangan.

2. Memanfaatkan kardus bekas

Kardus-kardus dapat dimanfaatkan menjadi kardus yang menarik dan dapat dijual, seperti kardus tempat pernak-pernik, kotak pensil meja, dan tempat mainan.